Mengaudit di sini kurasakan menyenangkan: berkasnya lebih rapi, diantar jemput pakai mobil, dan dapat desktop yang online. Thanks my Lord. Seandainya semua auditeenya begini….
Akhirnya….
•January 29, 2008 • 1 CommentFiuh…..akhirnya aku bisa ngisi blogku lagi ![]()
Aku bersyukur sudah melewati 2 auditee. Ini yang ketiga. Masih 6 lagi, he…he…he…
Aku senang punya anggota yang baik-baik namanya Boni (mengingatkanku pada mahluk kesayanganku dulu waktu kuliah) dan Ando (mengingatkanku pada abangku satu-satunya).
Thanks God……
Kerja lagi ah….
Hari terakhir
•January 18, 2008 • 2 CommentsIni hari terakhir kami mengaudit Bappeda Kota Banda Aceh. Thanks my Lord…. Aku sungguh lega karena paling tidak 1 auditee sudah berakhir. Besok pagi kami akan ke Meulaboh. Btw, aku kok sakit kepala ya? Tuhan, tolong aku dalam menjaga kesehatanku.
Btw, aku tadi jalan2 di “hutan kota” Banda Aceh. Sendirian. Tapi aku senang bisa semakin mengenal setiap sudut kota ini. Thanks God
Lelah
•January 16, 2008 • 1 CommentAku sudah lelah sekali. Pinggangku sakit karena satu harian duduk. Aku enggak tahan juga lama-lama begini.
Stress
•January 16, 2008 • 1 CommentAku stress sampai mual berat lihat bahan audit yang berantakan ini. Sebenarnya aku sudah paham betul dan kupikir enggak ada sulitnya sama sekali. Tapi dokumentasinya sungguh buruk. Terkuras energi untuk menelusuri angka-angka ini. Lord, please help me…
Kupu-kupu
•January 16, 2008 • Leave a CommentMenyenangkan rasanya seperti kupu-kupu! Setelah melewati perjuangan yang berat untuk keluar dari kepompong, akhirnya……… bebas….terbang…..dan menikmati dunia sesungguhnya…. Aku sungguh merasakan hal itu hari ini. Thanks my Lord….. Thanks bro’…. walaupun aku enggak pernah menganggap bahwa di dalam kepompong itu sebuah penderitaan, bagaimana pun kepompong itu hangat dan telah mengubahku dari seekor ulat…….
Meyakini sebuah keputusan
•January 11, 2008 • 2 CommentsBarusan, aku menemani Helvry makan siang. Kami banyak berbincang-bincang dan berdiskusi. Jujur, aku lagi gundah. Yakinkah aku akan mengambil keputusan ini? Keputusan ini memang pernah kuambil hampir 5 tahun yang lalu dan hasilnya: menyakitkan!!!! Trauma yang timbul masih sulit dihapuskan. Akan kah aku menghadapinya kembali?
Mengapa sulit untuk fokus? 2
•January 11, 2008 • Leave a CommentAku masygul, betapa aku memiliki banyak keterbatasan dalam diriku. Aku tidak akan sanggup menangani semua hal. Aku harus fokus pada hal-hal yang paling penting dalam hidupku: Pekerjaan sebagai pelayanan bagi sesama, ayahku yang tinggal seorang diri dan butuh perhatian di masa tuanya, kakak-kakakku yang kukasihi dan harus lebih kuperhatikan, pelayananku di gereja, dan keluargaku di Jakarta khususnya Hexa, Iyos, dan Fery yang mesti lebih banyak kubimbing. Hal2 yang nggak perlu mendapat perhatian khusus: tidak perlu diprioritaskan!
Tuhan, mampukan aku memandang segala sesuatu dari sudut pandangMu.
Tugas audit
•January 9, 2008 • Leave a CommentSecara kebetulan aku mengikuti briefing II ttg audit yang akan dilaksanakan. Kok makin mengerikan, ya? Jujur, aku makin kuatir dengan audit nanti. Kira2 anggota2 yg kupimpin baek2 enggak ya? Please help me, Lord…..
Lelah2
•January 9, 2008 • Leave a CommentAku bersyukur kalau kemarin hal- hal yang sangat melelahkanku akhirnya terasa ringan. Aku sadar kalau langkah: membuka hati, memberi dan menerima maaf, serta memberi kesempatan adalah jawaban yang tepat dalam mengangkat seluruh kelelahan. Thanks God.
